<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4264008772923859341</id><updated>2012-02-16T01:26:40.503-08:00</updated><title type='text'>Human Quantum Power</title><subtitle type='html'>Sebuah Mekanisme Yang Terus Bekerja Tanpa Kita Sadari, Kenali Untuk Kebaikan Diri &amp;amp; Sekitar Kita</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4264008772923859341/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Cak Gantok</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-ahapkpu1f9Y/Tjq-JiKGdII/AAAAAAAAADI/ZBUPQISj9xo/s220/Photo%2BProfilku.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4264008772923859341.post-4090294198578590903</id><published>2011-08-01T18:00:00.000-07:00</published><updated>2011-08-01T18:19:12.459-07:00</updated><title type='text'>Guruku Sayang Guruku Kini</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-gxm39Ks8O9A/TjdP7yQDk7I/AAAAAAAAADA/PgdgLPe8J9c/s1600/Guru+01.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="182" src="http://1.bp.blogspot.com/-gxm39Ks8O9A/TjdP7yQDk7I/AAAAAAAAADA/PgdgLPe8J9c/s200/Guru+01.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Horeee……!!! teriakan ini tidak lagi asing di telinga kita para guru saat kita memberitahukan bahwa hari ini kita pulang lebih awal atau besok libur karena ada rapat dan sejenisnya.&amp;nbsp; Sebuah ungkapan spontan dari para anak didik kita seakan terbebas dari berbagai tekanan yang mendera.&amp;nbsp; Sebuah senyum tipis tersungging dari para guru yang mengumumkan kabar tersebut, entah apa makna senyum itu, apakah senyum bahagia karena ikut terbebas dari sebuah rutinitas mengajar yang hampa atau sebuah senyum pahit karena gusar melihat etos anak didik kita dalam hal belajar..? hanya mereka yang paham.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-top: 7.0pt; text-align: justify; text-indent: 18.7pt;"&gt;Guru merupakan faktor penting dalam keberhasilan proses belajar mengajar agar terjadi transfer of knowledge dan terbentuknya pemahaman makna pada siswa, untuk itulah sebagai seorang guru, kita memiliki tanggung jawab yang besar dalam membentuk pemahaman siswa atas peristiwa/situasi yang terjadi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-top: 7.0pt; text-align: justify; text-indent: 18.7pt;"&gt;Tidak dapat dipungkiri, bahwa cukup banyak yang terjun menjadi guru karena ikut-ikutan, pencarian jati diri, daripada tidak dapat pekerjaan karena sulitnya lapangan kerja.&amp;nbsp; Apalagi jika dalam pola pikir guru terbentuk pemahaman bahwa menjadi guru adalah agar memperoleh penghasilan yang tinggi, maka tidaklah heran jika program sertifikasi guru yang sejatinya bertujuan agar guru memiliki mindset yang tepat sehingga selalu berkeinginan untuk meningkatkan kemampuan diri dipahami secara berbeda oleh para guru karena iming-iming tunjangan yang menggiurkan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-top: 7.0pt; text-align: justify; text-indent: 18.7pt;"&gt;Berbagai upaya ditempuh agar lolos seleksi dalam program sertifikasi sehingga penghasilanpun meningkat drastis.&amp;nbsp; Karena sistem evaluasi yang didasarkan administrasi maka kecurangan-kecurangan dalam bukti2 administratifpun menjadi jalan pintas yang banyak dilakukan para guru. Alhasil tujuan baik dari program sertifikasipun menjadi kurang memberikan dampak pada proses belajar mengajar di dunia pendidikan kita, hanya para gurulah yang merasakan dampak kenaikan tunjangan mereka dan tidak berbanding linier dengan dunia pendidikan kita alias tetap tak bergeming.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-top: 7.0pt; text-align: justify; text-indent: 18.7pt;"&gt;Mereposisi mindset pendidik sudah saatnya menjadi sebuah gerakan secara menyeluruh agar terjadi perubahan kualitas dalam pendidikan kita.&amp;nbsp; Apakah mindset itu dan mengapa mindset harus direposisi, apakah hubungan mindset guru dengan tingkat keberhasilan dunia pendidikan kita…?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-top: 7.0pt; text-align: justify; text-indent: 18.7pt;"&gt;Dalam bukunya The Secret of Mindset, Adi W. Gunawan seorang mind navigator mendefinisikan bahwa mindset adalah : sekumpulan kepercayaan atau suatu cara berpikir yang menentukan perilaku, pandangan, masa depan seseorang&amp;nbsp; serta respon dan pemaknaan seseorang terhadap situasi.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-top: 7.0pt; text-align: justify; text-indent: 18.7pt;"&gt;Dari definisi tersebut kini kita memahami bahwa mindset sebenarnya sebuah kepercayaan (belief) atau sekumpulan kepercayaan (set of beliefs) atau cara pikir yang akan mempengaruhi perilaku (behavior) dan sikap (attitude) seseorang.&amp;nbsp; Maka dari sini jelas sudah bahwa ketika seseorang memutuskan menjadi seorang guru dengan kepercayaan (belief system) daripada tidak dapat pekerjaan atau biar dapat penghasilan maka perilaku atau sikapnya akan fokus pada kepentingan diri sang guru bukan pada kepentingan sang siswa apalagi terhadap keberhasilan dunia pendidikan kita.&amp;nbsp; Dari pemahaman ini tidakkah reposisi mindset pendidik urgent untuk dilakukan…? agar berdampak pada peningkatan mutu dan martabat guru yang pada gilirannya akan berdampak pula pada keberhasilan dunia pendidikan kita .&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-top: 7.0pt; text-align: justify; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Slogan pahlawan tanpa tanda jasa menunjukkan betapa mulia dan &amp;nbsp;bertanggung jawabnya profesi guru. Hal ini didasarkan pada pengabdiannya yang begitu tinggi, tulus, jujur, sopan dan arif sebab profesi guru tidak berhenti pada selesai ia mengajar, melainkan bertanggungjawab atas keberhasilan siswa dalam menangkap, memahami, mempraktekkan serta mengamalkan ilmu yang diterima dalam kehidupan sehari-hari baik langsung maupun tak langsung, untuk itulah seorang guru dituntut menjadi seseorang yang senantiasa memberi motivasi belajar yang mempunyai sifat-sifat keteladanan, penuh kasih sayang, serta mampu mengajar di dalam suasana yang menyenangkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4264008772923859341-4090294198578590903?l=humanquantumpower.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/feeds/4090294198578590903/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/2011/08/guruku-sayang-guruku-kini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4264008772923859341/posts/default/4090294198578590903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4264008772923859341/posts/default/4090294198578590903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/2011/08/guruku-sayang-guruku-kini.html' title='Guruku Sayang Guruku Kini'/><author><name>Cak Gantok</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-ahapkpu1f9Y/Tjq-JiKGdII/AAAAAAAAADI/ZBUPQISj9xo/s220/Photo%2BProfilku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-gxm39Ks8O9A/TjdP7yQDk7I/AAAAAAAAADA/PgdgLPe8J9c/s72-c/Guru+01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4264008772923859341.post-6741263506545009485</id><published>2011-02-06T07:40:00.000-08:00</published><updated>2011-02-07T06:23:35.276-08:00</updated><title type='text'>Kambing Hitam</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_J2Cm8thG5Gc/TUwkyRECYNI/AAAAAAAAAB8/hpAIt2paD-U/s1600/Kambing+Hitam.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_J2Cm8thG5Gc/TUwkyRECYNI/AAAAAAAAAB8/hpAIt2paD-U/s200/Kambing+Hitam.jpg" width="175" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Wuuaaahhh....!!!, wuuaahhhh.....!!!, atit...!!, atit.....!!,   wuuuaaahhhh....!! sontak semua mata pengunjung mencari sumber suara yang   tiba-tiba mengagetkan dan memekakkan telinga, termasuk juga saya yang   lagi enak-enak dan santai melihat-lihat dengan   sepenuh hati untuk mengagumi aneka disain sepatu terbaru yang ditawarkan   oleh berbagai produsen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang inilah  salah satu kebiasaan yang kerap saya lakukan dalam memberi "makanan" ke  dalam long term  memori.&amp;nbsp; Sambil menemani istri tersayang mencari sepatu  untuk mengganti  sepatunya yang sudah mulai uzur, saya pake moment  seperti ini untuk mengagumi (kali ini sepatu) berbagai disain yang  diciptakan, kombinasi warna yang dibuat, aneka motif yang menarik dan  saya amplify/perkuat rasa kagum saya atas kreasi yang diciptakan oleh  orang-orang luar biasa ini, agar dalam database memory tersimpan aneka  disain, kombinasi warna dan aneka motif yang jika sewaktu-waktu saya  membutuhkannya bisa diakses otomatis, hehehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun  saat lagi enak-enaknya mengamplify/memperkuat emosi kekaguman saya,  tiba-tiba dibuyarkan oleh suara tangis yang luar biasa keras dari  seorang gadis kecil yang terpeleset dan kepalanya terantuk rak buat  majang aneka sepatu.&amp;nbsp; Bukan kerasnya suara tangis yang mengganggu saya  namun peristiwa setelah terpelesetnya gadis kecil berumur sekitar 3-4  tahunlah yang menggelitik saya untuk membuat tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tentu  dapat dimaklumi, apabila setiap orang tua pasti akan berusaha dengan  sekuat tenaga untuk menghentikan tangis keras putra-putrinya di sebuah  keramaian, apalagi di sebuah mall dengan tatapan mata para pengunjung  yang mengarah pada mereka, so pasti berbagai strategi akan dilakukan  untuk menghentikan tangisan sang buah hati karena kalau tidak akan  mengganggu kenyamanan para pengunjung mall dan sebagai orang tua yang  anaknya menangis tentu kita jadi tidak enak donk kalau dianggap  mengganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah disinilah peristiwa menarik yang saya  lihat, bagaimana seorang ibu melakukan berbagai strategi untuk  menghentikan tangis putrinya tadi, mulai dari teknik berusaha berempati,  si Ibu dengan mimik seakan ikut merasakan sakit yang diderita putrinya mengelus sang buah hati sambil bilang "Aduh...., sakit sayang...? cup..cup...", namun bukannya diam, si Anak malah tambah kenceng nangisnya, karena mendapat dukungan untuk merasakan penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa tangis anaknya tambah kenceng sang Ibu mencoba cara kedua dengan teknik misdirection (mengalihkan perhatian) dia tunjuk lalu ambil sepasang sepatu lucu dan diperlihatkan sambil ngomong sesuatu tapi saya gak dengar apa yg diomongkan, namun si gadis kecil tetep aja gak mau diem sambil terus bilang atit...atit....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak juga bisa membuat diam gadis kecilnya dipakailah teknik yang agak keras bernada ancaman sambil nunjuk-nunjuk ke arah Satpam dan kelihatannya si Ibu meminta gadis kecilnya berhenti menangis, lumayan....., si gadis kecil berhenti menangis dan melihat ke arah mana sang ibu menunjuk, namun setelah tahu yang ditunjuk adalah sosok Satpam yang berbadan gede dengan wajah tampil dingin si Anak nangis lagi dengan kenceng,&amp;nbsp; pusing juga kayaknya si Ibu ini, apalagi para pengunjung mall tak henti-hentinya bergantian menatap mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir si ibu terinspirasi dengan teknik yang sudah umum dikenal, dengan memposisikan diri sebagai sosok pelindung bagi si gadis kecil, ibu tadi membuka sepatunya sendiri dan dengan pasang akting serius serta penuh emosi memukuli rak sepatu dari besi yang  membikin buah hatinya menangis sambil bilang ke gadis kecilnya, "Ini yang bikin mbak sakit ya, nakal..!! nakal..!!", luar biasa sang gadis kecil sontak berhenti menangis walau masih sedikit sesenggukan sambil melihat bagaimana sang Ibu memukuli rak sepatu yang sudah dari kemarin-kemarin berdiri disitu dan gak ngerti kenapa dia sampai dipukuli habis-habisan seperti itu, hehehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat...., cara terakhir yang dilakukan sang Ibu tadi sering dijadikan tool para orang tua yang sudah kehabisan akal untuk membuat anaknya berhenti menangis, dan terlihat cukup ampuh untuk menyelesaikan hal-hal seperti peristiwa yang saya lihat, namun sadarkah kita bahwa untuk anak-anak seusia itu (3-4 th) filter kritisnya (critical area) belumlah terbentuk sempurna, sehingga apapun yang dia lihat, dengar dan rasakan akan dianggap sebagai sebuah "kebenaran" yang akan tumbuh menjadi belief system yang kelak akan membentuk mental mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita perhatikan quantum message yang disampaikan sang Ibu kepada  gadis kecilnya (sebuah pesan yang tidak perlu dikatakan namun sangat  dipahami dan langsung bercokol ke long term memory), ketika si gadis kecil tadi kaget dan merasa kesakitan karena terpeleset dan terantuk rak sepatu sang ibu justru menyalahkan rak sepatu sebagai penyebab gadis kecilnya kesakitan.&amp;nbsp; Disini sang Ibu telah memberikan sebuah pemahaman bahwa andai saja rak sepatu itu tidak ada disana maka ketika si gadis kecil terpeleset pasti kepalanya tidak akan terantuk sehingga tidak terasa sakit, jadi kesalahan utama adalah si rak sepatu berdiri disana, untuk itulah dia harus dipukuli sebagai akibat telah membuat sakit kepala si gadis kecilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wow....!! pelajaran mencari kambing hitam dan menyalahkan yang lain rupanya telah dimulai sejak kita masih balita, maka tidaklah heran jika media massa sering memuat berita tentang upaya-upaya pengkambinghitaman dalam penegakan hukum di negeri kita tercinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika apa yang dilakukan si Ibu memiliki dampak yang serius dalam pembentukan mental si gadis kecil, lalu adakah teknik lain yang lebih memberdayakan....?&amp;nbsp; Mari kita analisis kembali, setelah terpeleset dan terbentur rak sepatu si gadis kecil ini tentunya  merasa kaget dan kesakitan, itulah mengapa dia menangis keras, untuk itu  dia perlu diberi support agar kembali tenang dari kekagetan yang dialami dan menguatkan  diri atas rasa sakit yang timbul serta memberikan penjelasan agar lain kali tidak  mengulanginya.&amp;nbsp; Saya jadi teringat dengan apa yang dilakukan eyang-buyut  kita jaman dulu terhadap cucunya yang lagi jatuh atau terpeleset, eyang  dengan kasih sayangnya merengkuh sang cucu lalu mulutnya komat-kamit (berdoa atau melafal mantra saya nggak ingat) terus meniup bagian yang sakit sambil dielus lembut (disuwuk dalam istilah Jawa)  dan bilang "Dah sembuh, nggak apa-apa, anak pinter kok....&amp;nbsp; Sana maen lagi, ati-ati kalau lari ya..., biar nggak terpeleset".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menurut Anda.....?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Quantum&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4264008772923859341-6741263506545009485?l=humanquantumpower.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/feeds/6741263506545009485/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/2011/02/kambing-hitam.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4264008772923859341/posts/default/6741263506545009485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4264008772923859341/posts/default/6741263506545009485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/2011/02/kambing-hitam.html' title='Kambing Hitam'/><author><name>Cak Gantok</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-ahapkpu1f9Y/Tjq-JiKGdII/AAAAAAAAADI/ZBUPQISj9xo/s220/Photo%2BProfilku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_J2Cm8thG5Gc/TUwkyRECYNI/AAAAAAAAAB8/hpAIt2paD-U/s72-c/Kambing+Hitam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4264008772923859341.post-5617934400377555396</id><published>2010-12-30T06:18:00.000-08:00</published><updated>2011-02-07T18:24:48.780-08:00</updated><title type='text'>Kita adalah Sang Terpilih</title><content type='html'>Pernahkah terpikir akan keberadaan kita di Planet ini..? &lt;br /&gt;Pernahkah kita memikirkan betapa rumit dan berliku perjuangan yang kita lakukan hingga muncul di planet ini..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita flashback sejenak ke alam dimana kita masih belum menjadi makhluk seperti sekarang ini, di alam dimana kita masih merupakan kumpulan informasi yang dipadatkan (compress/zip information).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Saat dimana Ayahanda &amp;amp; Ibunda kita telah bersepakat untuk menyatukan diri dengan segenap jiwa dan raga, dalam spirit yang sama, saat dimana Ayahanda kita dengan segenap perasaannya mengirimkan berbagai kombinasi informasi (kromosom) yang tersimpan di dalam sel sperma untuk bertemu dengan rangkaian informasi yang tersimpan dalam sel telur Ibunda kita.&lt;br /&gt;Tahukah anda berapa jumlah sel sperma yang dikirim Ayahanda untuk menemui sel telur Ibunda...? jumlahnya tidak sedikit, ada sekitar 250 juta sel sperma yang berarti terdapat 250 juta kemungkinan kombinasi informasi untuk sekali pengiriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pertama kali sel sperma memasuki alam Ibunda kita, mereka langsung disambut dengan suasana asam yang ekstrim (hal ini merupakan mekanisme pertahanan diri terhadap benda asing), namun mereka tidak gentar sekalipun kematian adalah harga yang harus mereka bayar, mereka begitu konsisten dalam memegang teguh tujuan yang telah ditetapkan, yakni bertemu sel telur apapun resikonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ratusan juta, jumlah mereka pelan-pelan menyusut hingga ratusan saja seiring dengan perjalanan yang telah mereka tempuh utk mencapai tujuan.&amp;nbsp; Saat telah bertemu dengan sel telur merekapun masih harus dihadapkan dengan perjuangan hidup dan mati karena selubung luar sel telur merupakan sebuah mekanisme pertahanan diri yang mematikan pula, mereka (sel sperma) dengan semangat pantang menyerah tetap berupaya untuk dapat menerobos mekanisme ini apapun resiko yang akan dihadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya upaya mencapai tujuan dapat dilaksanakan dengan baik oleh sebuah sel sperma yang memiliki keberanian luar biasa, ketahanan fisik yang prima dan konsistensi dalam mencapai tujuan.&amp;nbsp; Mekanisme selanjutnya berjalan ketika sang sel terpilih tersebut telah mampu bersatu dengan inti sel telur yakni proses unzip kode-kode genetik yang mereka bawah dan berkembang menjadi diri Anda seperti sekarang ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Anda membaca kisah heroik perjalanan diri Anda saat masih berupa kumpulan bit-bit informasi, kini Andapun mulai memahami betapa Anda adalah sosok yang luar biasa dan Anda adalah Sang Terpilih untuk ikut memberikan warna kehidupan di planet ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Andapun mulai mengerti bahwa apa yang kita lihat, dengar, dan rasakan atas berbagai peristiwa yang terjadi selama kita hidup dan telah menjadi sebuah pemahaman makna dalam diri akan secara otomatis dikodekan ke dalam gen kita dan selanjutnya akan dicompress atau dizip ke dalam 16 bit data (kromosom) yang kelak akan diwariskan sebagai cetak biru (pemahaman dasar) bagi generasi berikutnya (keturunan kita).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah hal yang perlu kita cermati pula adalah terjadinya ratusan juta kemungkinan 16 bit data kombinasi informasi tentang pemahaman diri secara otomatis diproduksi oleh para laki-laki dan hanya sebuah 16 bit data kombinasi informasi yang secara otomatis diproduksi oleh para wanita.&amp;nbsp; Disinilah diperlukan sebuah tanggungjawab kita untuk menghasilkan bit-bit informasi pemahaman diri tentang makna kehidupan yang indah, bermartabat, beradab dan penuh rasa syukur agar kelak generasi kita berikutnya memiliki pemahaman dasar tentang kehidupan yang lebih baik.&amp;nbsp; Khusus bagi Anda para wanita tanggungjawab Anda memang besar karena diri Anda hanya menghasilkan satu rangkaian 16 bit data informasi tentang pemahaman diri akan kehidupan ini dan itu diharapkan akan menjadi filter atau informasi penyeimbang dari kemungkinan informasi yang akan dibawa oleh sebuah sel sperma agar tercipta sebuah pemahaman tentang kehidupan yang lebih baik untuk generasi kita selanjutnya (Sorga ada di telapak kaki Ibu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Quantum&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4264008772923859341-5617934400377555396?l=humanquantumpower.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/feeds/5617934400377555396/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/2010/12/kita-adalah-sang-terpilih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4264008772923859341/posts/default/5617934400377555396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4264008772923859341/posts/default/5617934400377555396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/2010/12/kita-adalah-sang-terpilih.html' title='Kita adalah Sang Terpilih'/><author><name>Cak Gantok</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-ahapkpu1f9Y/Tjq-JiKGdII/AAAAAAAAADI/ZBUPQISj9xo/s220/Photo%2BProfilku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4264008772923859341.post-5918690669632689702</id><published>2010-12-28T20:29:00.000-08:00</published><updated>2011-02-07T06:22:38.053-08:00</updated><title type='text'>Dukung Tim Garuda dengan memberikan resonansi energi keberhasilan.</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_J2Cm8thG5Gc/TRrIXdg1RBI/AAAAAAAAABU/KMaMjdmCUjY/s1600/Logo+Garuda.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_J2Cm8thG5Gc/TRrIXdg1RBI/AAAAAAAAABU/KMaMjdmCUjY/s1600/Logo+Garuda.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dalam hitungan jam,&amp;nbsp; Final AFF 2010 Indonesia VS Malaysia Leg ke-2  siap dimulai, tentu kita menginginkan tim Garuda  kita mendulang kemenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbersit dalam hati, adakah sesuatu yang dapat kita lakukan agar tim Garuda kesayangan kita mampu menggilas tim Malaysia..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya kita berharap bisa memberikan dukungan semangat pada tim Garuda  kesayangan dengan menjadi supporter secara langsung di stadion GBK, namun jika ternyata karena berbagai sebab kita tidak bisa kesana tidak adakah sesuatu yang dapat kita lakukan ..?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Tidak perlu risau, karena Sang Pencipta telah memberikan mekanisme dalam diri setiap orang pada level quantum untuk mampu memberikan pengaruh melalui resonansi energi  yang secara sengaja ditimbulkan, tentunya dalam hal ini adalah resonansi energi keberhasilan untuk timnas kita tercinta.&amp;nbsp; Setiap pikiran dan perasaan yang terjadi pada diri kita sejatinya adalah generator energi , bayangkan jika dari diri kita, saudara, teman menggetarkan energi keberhasilan ini terus-menerus maka kekuatan energi ini akan semakin besar dan sesuai hukum kekekalan energi, energi ini tidak akan hilang sehingga dia mampu meresonansi energi keberhasilan dari para pemain di timnas kita tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah mari kita berikan dukungan pada tim Garuda kesayangan kita dengan memberikan resonansi energi keberhasilan, caranya :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sebelum memulai silahkan berdoa sesuai dengan keyakinan dan agama masing-masing.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ambil posisi duduk yang rileks,  kita rasakan kembali perasaan kemenangan saat kita menonton keberhasilan  Tim Garuda menggilas Tim Malaysia 5-1 di stadion GBK di stadion GBK dengan cara memutar ulang pertandingan tersebut dalam benak kita.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Akses kembali dalam benak kita saat pertandingan tersebut berlangsung tampilkan dengan detail bagaimana pemain-pemain tim Garuda kesayangan kita bermain dengan kerjasama tim yang sangat kompak, umpan-umpan mereka yang akurat serta keberanian mereka melakukan terobosan-terobosan di kotak penalti sehingga menghasilkan gol-gol yang indah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saat bayangan mereka melakukan kerjasama tim yang kompak, umpan-umpan yang akurat serta keberanian melakukan terobosan hingga terjadi gol (berapa yg kita inginkan),&amp;nbsp; perkuat perasaan kita akan kekaguman, kebanggaan kepada tim Garuda kita hingga 10 kali lipat atau 50 kali lipat lalu ucapkan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas kemenangan yang diraih tim Garuda kesayangan kita.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lakukan ini dengan sepenuh hati dan setelah itu serahkan semuanya kepada Sang Pencipta , karena Dia lebih tahu apa yang terbaik untuk tim Garuda khususnya dan bagi Indonesia pada umumnya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Mudah-mudahan apa yang kita perbuat dari jauh ini mampu pula memberikan yang terbaik bagi tim Garuda kesayangan kita semua.&amp;nbsp;&amp;nbsp; BRAVO TIMNAS, BRAVO TIM GARUDA, BRAVO INDONESIA..!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Quantum&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4264008772923859341-5918690669632689702?l=humanquantumpower.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/feeds/5918690669632689702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/2010/12/dukung-tim-garuda-dengan-memberikan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4264008772923859341/posts/default/5918690669632689702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4264008772923859341/posts/default/5918690669632689702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/2010/12/dukung-tim-garuda-dengan-memberikan.html' title='Dukung Tim Garuda dengan memberikan resonansi energi keberhasilan.'/><author><name>Cak Gantok</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-ahapkpu1f9Y/Tjq-JiKGdII/AAAAAAAAADI/ZBUPQISj9xo/s220/Photo%2BProfilku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_J2Cm8thG5Gc/TRrIXdg1RBI/AAAAAAAAABU/KMaMjdmCUjY/s72-c/Logo+Garuda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4264008772923859341.post-3910055667698948758</id><published>2010-12-20T20:14:00.000-08:00</published><updated>2011-02-07T18:26:59.259-08:00</updated><title type='text'>Salam  Quantum</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sahabat&lt;span lang="en-us"&gt;....,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Begitu banyak di antara kita yang &lt;span lang="en-us"&gt;ing&lt;/span&gt;in menjadi jauh lebih baik dibandingkan dengan apa yang telah kita peroleh saat ini&lt;span lang="en-us"&gt;, &lt;/span&gt; namun hanya sedikit orang yang benar-benar berani&amp;nbsp; untuk mewujudkannya hingga mereka benar-benar berhasil membuat sebuah lompatan  besar dalam kehidupannya. Sementara sebagian orang untuk  sekedar memimpikanpun mereka tidak punya keberanian apalagi mewujudkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kita dihadirkan di muka bumi ini bukanlah sebuah kebetulan, kita ada disini karena kita terpilih&amp;nbsp; untuk hadir, Sang Pencipta sudah pula melengkapi diri kita dengan berbagai  potensi yang terkadang di luar perkiraan kita sendiri dan sayangnya banyak diantara kita yang tidak menyadarinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saya mengundang para sahabat untuk sharing dalam menggali dan mengenali sebuah potensi luar biasa dalam diri kita, sebuah kekuatan pada level quantum yang bekerja terus menerus tanpa kita sadari, mari kita kenali mekanisme kerjanya serta dengan sadar memanfaatkannya agar diri kita mampu &lt;span lang="en-us"&gt;tumbuh dan berkembang menjadi pribadi-pribadi tangguh yang  senantiasa mensyukuri setiap nikmat yang telah dianugerahkan Sang Pencipta sehingga membawa kebaikan untuk diri kita sendiri maupun untuk orang lain.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Salam Quantum&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4264008772923859341-3910055667698948758?l=humanquantumpower.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/feeds/3910055667698948758/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/2009/10/sahabat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4264008772923859341/posts/default/3910055667698948758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4264008772923859341/posts/default/3910055667698948758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://humanquantumpower.blogspot.com/2009/10/sahabat.html' title='Salam  Quantum'/><author><name>Cak Gantok</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-ahapkpu1f9Y/Tjq-JiKGdII/AAAAAAAAADI/ZBUPQISj9xo/s220/Photo%2BProfilku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
